Madridzine - Setelah membaca artikel saya sebelumnya yang
menganalisa kekuatan penjaga gawang Real Madrid, kini saatnya menganalisa lini belakang pertahanan.
Pertahanan Real Madrid telah mengalami beberapa perubahan selama jendela transfer musim ini. Raúl Albiol dan Ricardo Carvalho meninggalkan klub sementara Daniel Carvajal bergabung kembali setelah satu tahun di Jerman. Ini berarti akan ada persaingan serius untuk posisi bek kanan untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun. Alvaro Arbeloa memiliki kualitas defensif yang baik, memiliki gairah dan mentalitas yang besar. Carvajal di sisi lain adalah pemain lincah dan memiliki kemampuan lebih menyerang.
Arbeloa sangat cocok bermain melawaan tim dengan gaya ofensif, karena ia memberikan kepastian defensif. Carvajal cocok bermain melawan tim dengan gaya bermain defensif. Ia senang bermain di sisi luar lapangan dan tentu hal ini akan menciptakan lebih banyak ruang bagi lini tengah Madrid.
Sementara itu, bek tengah akan diperebutkan oleh Sergio Ramos, Pepe, Raphael Varane dan Nacho. Tampaknya satu tempat menjadi milik Ramos. Pepe dan Varane akan bersaing untuk bermain bersama Ramos. Varane meskipun usianya masih muda, telah terbukti mampu menahan tekanan di Madrid. Daya jangkaunya luas dan kuat membuatnya menjadi bek yang paling lengkap, bahkan Lionel Messi dibuatnya tak berdaya.
Pepe kehilangan posisi utamanya, tapi selama beberapa musim terakhir ia menunjukkan dirinya masih pantas berada dalam tim. Agresi dan kekuatannya membuatnya ditakuti oleh penyerang. Sayangnya dia mudah terprovokasi. Nacho akan menambal posisi ketika pemain cedera atau perlu istirahat. Kemampuannya bermain di seluruh garis pertahanan membuatnya sangat berguna.
Bek kiri akan di isi oleh Marcelo atau Fabio Coentrao. Marcelo adalah tipe pemain yang mirip dengan Carvajal. Ia juga sangat lincah dan memiliki kemampuan menggiring bola yang bagus. Banyak yang meragukan kemampuan bertahannya, tetapi pada Piala Konfederasi ia balik membuktikannya. Coentrao adalah pemain serbaguna, dia baik dalam bertahan dan menyerang. Pada tahun pertamanya di Madrid ia juga menunjukkan bisa bermain di lini tengah atau sebagai pemain sayap. Ancelotti harus membuat pilihan sulit karena keduanya berharap menjadi starter di tim ini.
Bersambung ke
Analisa Kekuatan Lini Tengah